Secara Historis Baptisan Selalu Dilakukan Secara Selam

wcf-baptisanPengakuan iman Westminster yang terkenal itu, merupakan “sebuah standar pengakuan iman bagi semua jemaat Presbiterian, (yang) disusun di Westminster (1643-1646).”1 Pada tanggal 1 Juni 1643, Majelis Rendah parlemen Inggris mengusulkan ‘untuk memanggil para rohaniwan yang terpelajar dan saleh’ untuk bersidang ‘di Westminster … pada hari pertama bulan Juli.’”2 Lanjutkan membaca “Secara Historis Baptisan Selalu Dilakukan Secara Selam”

Keyakinan Spurgeon tentang Permulaan Kaum Baptis (Renungan 2 April 2015)

Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya. Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus. 1 Kor. 3:10-11

Lanjutkan membaca “Keyakinan Spurgeon tentang Permulaan Kaum Baptis (Renungan 2 April 2015)”

Gereja Awal di Nusantara

dioramaPada tahun 1292, Marco Polo mampir di pulau Sumatera ketika mengantar putri Mongol untuk dinikahkan dengan putra mahkota Persia. Marco Polo dapatkan di pulau Sumatera sudah ada penduduk namun masih sangat primitive bahkan dalam catatannya menyatakan masih kanibal.

Pada tanggal 23 Juni 1596, kapal dagang Belanda mampir di pulau Jawa, dan mendapatkan bahwa pulau itu sangat subur dan penuh dengan rempah-rempah yang sangat diinginkan masyarakat Eropa.

Pada tahun 1619, Belanda mulai datang sebagai pedagang dengan perusahaannya VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) dalam bahasa Inggris disebut Dutch East India Company (DEIC) untuk berdagang dengan pendu-duk kepulauan Nusantara. Dari berda-gang kemudian pemerintah Belanda mengirim gubernur dan pasukan yang awalnya untuk keamanan perusahaan dan akhirnya memerintah seluruh kepu-lauan Nusantara. Lanjutkan membaca “Gereja Awal di Nusantara”