Tanggapan Ev. Marudut Tua Sianturi untuk tulisan Pdt. Samuel T. Gunawan yang berjudul, Apakah Iblis Aktif Memberitakan Injil?

A. Pendahuluan

Tulisan Pdt. Samuel T. Gunawan (STG) yang berjudul APAKAH IBLIS AKTIF MEMBERITAKAN INJIL? yang berisi tanggapannya terhadap artikel Gbl. Dance S. Suat yang berjudul IBLIS AKTIF MEMBERITAKAN INJIL, sebenarnya bukan barang baru lagi bagi saya atau baru saya baca. Tapi, saya sengaja mengabaikannya, karena menurut saya isinya tidak terlalu bagus. Mengapa saya katakan tidak terlalu bagus? Ya, karena poin-poin yang ia serang sebenarnya hal yang remeh-temeh yang sangat mudah dibantah! Isi dalam tulisannya terkesan dibesar-besarkan dan bahkan ia menafsir sendiri apa yang tidak dimaksud Gbl. Dance (STG memaknai tulisan Gbl. Dance, tentang kata Injil bahwa istilah itu hanya punya satu makna saja dan pasti Injil yang benar. Nyatanya Gbl Dance sebut itu kamuflase dan Injil yang palsu) dan kemudian menyerang tafsiran itu, yang ia anggap dianut Gbl. Dance. Sehingga, bisa disimpulkan, STG menyerang suatu konsep yang TIDAK dianut oleh Gbl. Dance, kemudian menyerang konsep yang TIDAK dianut oleh Gbl. Dance itu. Aneh bukan? Makanya, saya abaikan saja setelah membacanya beberapa waktu yang lalu.

Lanjutkan membaca “Tanggapan Ev. Marudut Tua Sianturi untuk tulisan Pdt. Samuel T. Gunawan yang berjudul, Apakah Iblis Aktif Memberitakan Injil?”

Benarkah ada orang yang mencari kebenaran Tuhan, tapi ia tidak menemukannya?

image

Benarkah ada orang yang mencari Tuhan dan kebenaran-Nya, tapi tidak menemukan apa yang ia cari, bahkan hingga meninggal? Ini pertanyaan penting yang harus kita jawab dan renungkan!

Secara pribadi, saya tidak percaya jikalau ada orang yang sungguh-sungguh mencari Tuhan dan kebenarannya, tetapi tidak pernah menemukannya. Tuhan Yesus telah menggaransi itu dengan pernyataan: Lanjutkan membaca “Benarkah ada orang yang mencari kebenaran Tuhan, tapi ia tidak menemukannya?”

Injil artinya kabar baik: Ya… tapi isinya apa?

image

Masih adakah di antara kita yang belum pernah mendengar kata INJIL? Saya yakin, tidak ada lagi orang yg bisa main elektronik (teknologi) tidak pernah dengar Injil! Tapi, biasanya saking seringnya mendengar kata Injil akhirnya makna Injil itu sendiri menjadi ‘basi’ dan tidak difahami secara baik. Saya cukup yakin, jika Anda bertanya kepada teman sesama Kristen Anda tentang arti Injil, ia akan menjawab kira-kira seperti ini, “kamu bercanda ya…?” Atau

Lanjutkan membaca “Injil artinya kabar baik: Ya… tapi isinya apa?”

Saat Tuhan tidak berkenan dijumpai

Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepadaNya selama Ia dekat! Yesaya 55:6

image

Ada saatnya TUHAN berkenan ditemui, berarti ada saatnya juga Ia tidak berkenan ditemui. Ada waktu ketika TUHAN masih dekat dengan kita dan mendengar seruan kita, tetapi ada juga saatnya TUHAN tidak mendengarkan seruan kita minta tolong. Seperti yang dikatakan pengkhotbah, “Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.” Pengkhotbah 3:1.

Lanjutkan membaca “Saat Tuhan tidak berkenan dijumpai”

Apa maksud dari: Bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah orang yang akan binasa dan selamat?

image

Tugas pemberitaan Injil bukanlah hanya milik penginjil, gembala, guru, rasul, atau nabi; tetapi, tugas semua orang yang sudah diselamatkan! Memang dari segi porsinya ada perbedaan, tetapi sekali lagi, perbedaan tersebut tidak serta merta menyebabkan jemaat biasa berkata bahwa memberitakan Injil bukanlah tugasnya. Konsep seperti itu pasti salah dan menyesatkan! Sangat mungkin Iblislah yang membisikkan konsep tersebut dan didengarkan oleh teman-teman yang kurang peka terhadap perkara rohani.

Lanjutkan membaca “Apa maksud dari: Bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah orang yang akan binasa dan selamat?”

Apakah kita (orang percaya) akan bertemu dengan Antikristus?

wpid-nevdeul202wdjfmti_kdjndyoi7ukcbarmphipxvkt4oddhn1_r7gquckr365xtlutbxzc7ik4wxqm8x0ubb3u0w317-h123-nc.gif.gif

Masa Tribulasi adalah masa yang paling mengerikan, masa yang sangat dahsyat, puncak penyiksaan terhadap manusia di bumi. Alkitab menggambarkan masa itu sebagai “…siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi. (Matius 24:21).”

Bisakah Anda membayangkan siksaan ter-ngeri di dunia ini? Jika Anda sudah pernah mendengar atau membaca sejarah/surat kabar atau menonton film di televisi atau bahkan berita tentang kejahatan yang terjadi di bumi ini, seperti: daging manusia dikuliti, daging manusia dijadikan makanan, manusia ditarik hingga bagian-bagian tubuhnya terpisah secara mengerikan, pembunuhan secara tidak beradab: lidah seseorang dipotong, mata dicungkil, dan berbagai ide pembunuhan dan penyiksaan yang mengerikan lainnya, maka ketahuilah bahwa di masa tribulasi masih akan ada yang lebih mengerikan dari itu. Alkitab telah berkata, siksaan di masa Tribulasi adalah siksaan yang belum pernah ada sejak bumi diciptakan dan sesudahnya pun tidak akan terjadi lagi. Ini sangat mengerikan! Oleh sebab itu Alkitab berkata “…sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat…(Matius 24:22).

Lanjutkan membaca “Apakah kita (orang percaya) akan bertemu dengan Antikristus?”

Tidak ada orang yang tidak pernah mendengar Injil

wpid-frxt5sdajptvoomsg3qqvtjpw1jlykapquoksrrhaoposo48ta3szzb-zte_fdbyde7abnoyu98jkve92gwhppjcjcodqzkgammw451-h326-nc.jpeg.jpeg

Ketika seorang Kristen berkata kepada sesamanya bahwa keselamatan HANYA diperoleh melalui iman kepada Yesus Kristus yang mati di kayu salib, maka tidak jarang kita melihat orang mengkerditkan keningnya menunjukkan reaksi bingung atau bahkan tidak terima. Kemudian mereka akan mengajukan pertanyaan dengan pola berikut:

“kalau hanya melalui Yesus bisa selamat, yaitu mendengar Injil, lalu bagaimana dengan nenek moyang kita yang tidak pernah mendengar Injil? Apakah mereka tidak selamat?”

Terus terang, pertanyaan ini tidak selalu mudah dijawab. Sebab, menyatakan kebenaran dengan sebenar-benarnya pun kadang kala akan direspon secara negatif. Tetapi, sebagai pengikut Kristus, tidaklah baik bagi kita menghindarkan diri untuk menjawab pertanyaan tersebut. Sebab, suka atau tidak suka, diterima atau ditolak kita tidak bisa mengubah masa yang sudah berlalu, yang kita bisa hanyalah berurusan dengan orang yang sezaman dengan kita dan generasi sesudah kita.

Lanjutkan membaca “Tidak ada orang yang tidak pernah mendengar Injil”