AJARAN CORPUS DELICTI ERASTUS SABDONO YANG MENYESATKAN

Dr. Erastus Sabdono adalah seorang pendeta populer di kalangan Kharismatik. Ia dikenal sebagai seorang hamba Tuhan yang memiliki karunia mengajar. Ia memang banyak mengajar, baik melalui radio, tatap muka secara langsung, dari buku-bukunya, dan dari berbagai video yang diupload di youtube. Tidak hanya itu, pengikutnya juga cukup banyak dan militan. Namun sayangnya, akhir-akhir ini ajaran-ajarannya semakin aneh dan tidak sesuai dengan pandangan teolog-teolog yang jujur pada umumnya. Terlebih, jika ditinjau dari Alkitab, ajaran-ajarannya semakin tidak konsisten dan tidak berdasar, termasuk ajaran “corpus delicti” ini. Apa sebenarnya arti dari corpus delicti itu?

Lanjutkan membaca “AJARAN CORPUS DELICTI ERASTUS SABDONO YANG MENYESATKAN”

Paskah, perayaan orang Yahudi atau Kristen?

Kebanyakan orang Kristen percaya bahwa Paskah adalah sebuah perayaan Kristen, namun faktanya tidak. Alkitab dan rasul menulis bahwa paskah itu sebenarnya perayaan orang Yahudi. Yohanes 6:4 Dan Paskah, hari raya orang Yahudi, sudah dekat.

1. Dari sejak semula paskah itu hanya diperingati orang Yahudi, yaitu untuk mengenang bahwa malaikat maut lewat dari depan rumah mereka dan tidak membunuh anak sulung mereka. Perayaan paskah yang pertama adalah pada kejadian tulah kesepuluh, yaitu kematian anak sulung (Keluaran 12).

Lanjutkan membaca “Paskah, perayaan orang Yahudi atau Kristen?”

Tuhan meninggalkan Tuhan? 

Matius 27:46 (TB) Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? 

Orang-orang Kristen sering sekali diejek perihal doktrin tritunggal. Salah satu nas yang sering dipakai ialah Matius 27:46 ini. Kemudian mereka berkata, “kok, Tuhan meninggalkan Tuhan?”  Lanjutkan membaca “Tuhan meninggalkan Tuhan? “

WASPADAI INJIL YANG LAIN

Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia (Galatia 1:8)

serigala berbulu dombaIblis memberitakan Injil? Ah masa sih. Mungkin itulah reaksi kebanyakan orang Kristen jika ditanya mengenai hal ini. Tetapi, rasul Paulus di abad pertama tidak menganggap remeh keikutsertaan Iblis dalam pemberitaan Injil – yang tentunya adalah untuk mengacaukannya. Ketika orang-orang percaya di Galatia disusupi oleh pengajar-pengajar palsu yang isi beritanya bahwa keselamatan memerlukan sunatan, Paulus sangat marah dan sedih. Lanjutkan membaca “WASPADAI INJIL YANG LAIN”

Kontroversi Alkitab: Jam berapakah Yesus disalib?

markus 15 dan yoh 19Mengakui Alkitab sebagai Firman Allah yang Mahabenar, mengharuskan kita untuk menyatakan bahwa kitab-Nya tidak mungkin ada salah. Namun, satu hal yang perlu digaris bawahi adalah ketiadasalahan tersebut hanya berlaku terhadap Alkitab bahasa Asli dan salinannya. Hal ini berarti Alkitab terjemahan bisa saja ada kekeliruan, dan harus ditinjau ke bahasa aslinya jika terjadi hal yang dimaksud.

Mengapa kita harus percaya juga bahwa salinannya pasti benar? Yaitu karena Tuhan pasti memelihara Firman-Nya, dan Dia sangat sanggup memeliharanya. Dengan demikian, karena adanya pemeliharaan Tuhan atas firman-Nya, ini juga berarti bahwa teks yang murni harus selalu eksis dari sejak firman tersebut dituliskan hingga saat ini, bahkan hingga langit dan bumi berlalu, sebagaimana janji Tuhan di dalam Injil dikatakan “…tetapi firman-Ku tidak akan berlalu.” Matius 24:35; Markus 13:31; Lukas 21:33.

Berkenaan dengan statemen kita tersebut, -Alkitab tidak mungkin mengandung kesalahan- maka tidak heran apabila dari pihak skeptic sering berusaha mencari-cari kesalahan Alkitab. Dan usaha yang mereka lakukan sebenarnya adalah kesia-siaan dan menjaring angin, seperti yang dikatakan Pengkhotbah. (Pkh. 1:14). Salah satu ayat yang sering mereka sodorkan adalah tentang jam berapa Yesus disalibkan? Mereka melihat kontradiksi antara Markus 15:25 vs Yohanes 19:14. Jadi, demi memenuhi perintah Alkitab, yaitu kita harus siap sedia memberi pertanggungan jawab kepada mereka, maka saya juga akan memberikan penjelasan tentang dua kitab Injil yang dianggap kontradiksi tersebut.

Bunyi lengkap dari kedua ayat tersebut adalah:

  • Markus 15:25, Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan.
  • Yohanes 19:14, Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu: “Inilah rajamu!”

Kronologi permasalahannya adalah bahwa di dalam Injil Markus dicatat, Yesus sudah disalib kira-kira pukul Sembilan, padahal di dalam Injil Yohanes dicatat Yesus masih berada di hadapan Pilatus hingga pukul dua belas. Jadi, mana yang benar di antara kedua ayat ini?

Dulu, sebelum saya mengerti, saya beranggapan ini mungkin salah salin, atau bahkan salah terjemah oleh pihak LAI. Tetapi setelah saya coba cek di dalam bahasa aslinya, dan membandingkan juga dengan Alkitab terjemahan versi yang lain, ternyata tidaklah demikian. Kedua perikop ini tidak ada masalah dalam hal penyalinan. Dalam Alkitab bahasa Indonesia (ITB), memang kata “jam Sembilan,” dan “jam dua belas” adalah hasil penafsiran para penerjemah di LAI.  Tetapi di dalam bahasa aslinya sebenarnya adalah:

  • ωρα τριτη (TR) = the third hour (KJV) = lit. jam ketiga
  • ωσει εκτη (TR) = the sixth hour (KJV) = lit. jam keenam

Sebenarnya kedua teks ini tidak ada masalah, asalkan kita mengerti latar belakang kedua Injil tersebut. Injil Matius sebenarnya ditujukan kepada orang-orang Yahudi, sehingga kitab ini memakai sistim pergantian waktu menurut pola orang Yahudi. Orang Yahudi menghitung pola waktunya mulai jam 06.00 untuk siang hari dan 18.00 untuk malam hari. Oleh karena itu, ketika di dalam Injil dituliskan bahwa Yesus disalib pada jam ketiga, maka pola perhitungannya dimulai dari pukul 06.00, sehingga disimpulkanlah bahwa Yesus disalib kira-kira pukul Sembilan pagi.

Injil Yohanes sebenarnya lebih ditujukan kepada orang-orang non-Yahudi, sehingga pola perhitungan waktunya juga memakai aturan non-Yahudi (Romawi). Pola perhitungan jam menurut orang Romawi adalah dimulai pukul 24.00. Sehingga ketika di dalam Injil Yohanes dituliskan Yesus di hadapan Pilatus pada jam keenam, maka penulis (Rasul Yohanes) memaksudkannya adalah jam keenam yang dimulai dari jam 24.00, sehingga seharusnya Yesus berada di hadapan Pilatus adalah pada jam 06.00.

Jadi, Yesus berada di hadapan Pilatus sebenarnya adalah kira-kira jam enam (06.00), kemudian di salibkan kira-kira pukul Sembilan (09.00). Rentang waktu yang cukup panjang ini –kira-kira tiga jam- memungkinkan berbagai hal terjadi dalam peristiwa sebelum Yesus disalibkan. Dalam rentang waktu tiga jam tersebutlah Yesus di sesah, memikul salib, dll.

Kesimpulan: Yesus disalib kira-kira jam sembilan.

Dengan adanya orang-orang skeptic tersebut, kita juga semakin melek secara rohani, dan kembali terbukti bahwa Alkitab tidak ada salah.

Yesus telah menyediakan anugerah keselamatan kepada kita di kayu salib, jika Anda sungguh-sungguh percaya dalam hati dan mengaku dengan mulut bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat Anda, maka Anda akan diselamatkan. Ini jauh lebih penting jika dibandingkan dengan semua usaha peng-harmonisan ayat Alkitab. Karena hanya keselamatan di dalam Kristuslah yang sungguh-sungguh menyelamatkan. Maranatha!

Referensi:

  1. Vernon McGee, Thru The Bible; vol IV (Nashville, Thomas Nelson Publisher, 1983), hlm. 231.
  2. Gleason L. Archer, Encyclopedia of Bible Diffuculties (Malang , Gandum Mas, 2004)hlm. 619-622.

Menurut Alkitab: Yesus disalib hari RABU, bukan Jumat!

Crucifixion-3-Crosses

Nats Alkitab di dalam 1 Tesalonika 5:21 berkata “Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.” Oleh karena itu, saya juga mengajak para pembaca tulisan ini untuk mencoba mempertimbangkannya dengan fenomena Jumat Agung yang segera akan di rayakan oleh hampir semua orang Kristen di dunia. Saya hanya berharap, Anda tidak langsung berprasangka buruk terhadap saya, tetapi bacalah tulisan ini hingga selesai dan berikanlah penilaian yang objektif bagi saya menurut terang Firman Tuhan.

Berikut ini saya merincikan 5 langkah kunci untuk memahami kesimpulan saya tersebut, yaitu Yesus disalib hari Rabu, bukan Jumat. Siapkah Anda bertemu dengan kebenaran? Jika Ya, Anda saya persilahkan membaca artikel ini dengan kepala dingin.

1. Kunci 1 = Memahami Perbedaan perhitungan hari Yahudi dengan non-Yahudi

Bangsa Yahudi dengan non-Yahudi memiliki perbedaan cara untuk menghitung hari. Orang Yahudi menghitung hari mulai pukul 18.00 (06.00 sore). Berbeda dengan bangsa-bangsa non-Yahudi lainnya menghitung suatu hari dimulai pukul 00.00 (12.00 malam). Pemahaman akan konteks ini adalah perlu untuk menyelaraskan ayat-ayat di dalam Alkitab.

2. Kunci 2 = Menemukan ayat teknis

Cara untuk mengetahui berapa lamakah Yesus berada di dalam perut bumi dengan tepat adalah dengan terlebih dahulu menemukan ayat teknisnya. Hal ini dikarenakan, di dalam Alkitab ada disebutkan Yesus bangkit pada hari ketiga (Mat.16:21; 17:23; 20:19; Luk. 9:22; 18:33; 24:7; 24:46; Kis. 10:40; 1Kor.15:4), di ayat lain dikatakan Yesus dibangkitkan setelah hari ketiga (Mat.27:63; Mrk. 8:31; 9:31; 10:34; Luk. 24:21), dan hanya satu kali di dalam Alkitab disebutkan bahwa Yesus Kristus akan berada di dalam rahim bumi selama 3 hari 3 malam (Mat. 12:40). Jadi, untuk menyelaraskan semua ayat-ayat Alkitab tersebut (karena memang ayat-ayat Alkitab tidak ada yang bertentangan) haruslah dianalisis manakah ayat teknisnya.

Dari sekian banyak ayat yang terkutip di atas, maka jelaslah bagi kita bahwa ayat teknis tersebut adalah Matius 12:40.

Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.”

Mengapa ayat ini disebut sebagai ayat teknis? yaitu karena  ayat ini secara lengkap menyingkapkan substansinya, “tiga hari tiga malam.” Ayat-ayat lainnya hanya menyebutkan sebagian dari hari tersebut atau hanya “tiga hari” saja, tanpa menyebut malamnya. Jadi, untuk menafsirkan ayat ini dengan sejujur-jujurnya kita harus melihat nuansa kualitatif ayatnya dan bukan kuantitatif ayat tersebut.

Kasus seperti ini bukanlah satu-satunya di dalam Alkitab. Sebagai contoh adalah tentang komposisi nama yang menjadi otoritas baptisan. Ada banyak ayat di dalam Alkitab yang menyebutkan dibaptis dalam nama Yesus saja (Kis. 2:38, 8:16, 10:48, 19:5), namun cukup satu ayat saja di dalam Matius 28:19 yang mengatakan membaptis di dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus, maka kita tahu bahwa empat ayat di dalam Kisah Para Rasul tersebut adalah kasus synecdoche (gaya bahasa yang menyebut sebagian untuk mewakili keseluruhan). Demikian jugalah tentang hari penyaliban Yesus Kristus! Ada banyak ayat synecdoche, tetapi kita tahu bahwa ungkapan yang penuhnya adalah 3 hari 3 malam (Mat. 12:40).

3. Kunci 3 = Kapan Yesus mulai dikubur dan kapan Yesus bangkit

Jika kita ikuti narasi Alkitab, maka kita temukan bahwa Yesus meninggal kira-kira jam 3 sore (Mat. 27:46). Kemudian, seorang yang bernama Yusuf dari Arimatea secara sembunyi-sembunyi datang kepada Pilatus untuk menurunkan mayat Yesus untuk menguburkan-Nya. Bersama dengan Yusuf, datang pula Nikodemus membawa campuran minyak mur dan minyak gaharu, kira-kira 50 kati beratnya. Mereka mengapani Yesus dan membubuhiNya dengan rempah-rempah, sebagaimana adat yang berlaku bagi bangsa Yahudi sebelum menguburkan mayat. (Yoh. 19:38-42). Jadi, dengan adanya proses penurunan dari salib, pengapanan, dan memasukkan ke dalam kubur, tidaklah aneh jika kita simpulkan bahwa Yesus disalib kira-kira jam 6 sore. Sebagaimana telah disinggung di bagian awal tulisan ini, pergantian hari bangsa Yahudi adalah mulai pukul 6 sore. Jadi, Yesus mulai berada di dalam kubur adalah hari Kamis malam.

Tentang kapan Yesus bangkit, di dalam Alkitab disebutkan pada hari pertama Minggu (Mat.28:1). Di dalam ayat tersebut tidak disebutkan jam berapa Yesus bangkit, tetapi apabila kita ingin konsisten dengan Alkitab, maka tidak salah untuk menyimpulkan Yesus bangkit kira-kira pukul 18.00 (jam 6 sore). Yesus memang tidak bangkit tepat pada pagi hari, sebab tidak ada dukungan ayat yeng secara telak menyebutkannya demikian. Kesimpulan yang mengatakan bahwa Yesus bangkit pada pagi hari mungkin di dasarkan pada Markus 16:1, karena di ayat tersebut di katakan “pagi-pagi.” Tetapi, jika kita lihat ke bahasa aslinya, ayat ini sebenarnya terjemahannya adalah “awal hari pertama,” (bdk. Alkitab King James Version KJV, “early the first day”). Maria Magdalena dan Maria yang lain yang datang ke kubur tersebut tidak sedang menyaksikan kebangkitan Yesus, malah mereka telah mendapati batu terguling, kubur kosong, dan penjaga-penjaga tidak ada lagi di sana (ay. 2-10). Jadi, sangat mungkin bahwa Yesus telah bangkit pada waktu malam hari (kira-kira jam 6 sore), tetapi baru diketahui oleh para wanita tersebut di pagi hari Minggu itu.

Kunci 4 = Melakukan percobaan trial and error

Percobaan 1, Apabila Yesus disalib hari Jumat pukul 18.00 dan bangkit hari Minggu pukul 18.00, makaYesus berada di dalam perut bumi selama kira-kira 1 hari 1 ½ malam. Hal ini bertentangan dengan Matius 12:40, yang mengharuskan Yesus berada di rahim bumi 3 hari 3 malam.

jumat

Percobaan 2, Apabila Yesus disalib hari Rabu pukul 18.00 dan bangkit hari Minggu pukul 18.00, maka Yesus berada di dalam perut bumi selama 3 hari 3 malam. Hal ini sangat sesuai dengan Matius 12:40, yang menyebutkan Yesus harus berada di dalam rahim bumi 3 hari 3 malam.

rabu

Kunci 5 = Membandingkan fakta-fakta Alkitab lainnya

1. Imam-imam dan orang Farisi menemui Pilatus setelah hari persiapan

Hari apakah yang halal bagi orang Farisi dan imam-imam berkunjung kepada Pilatus? Hari tersebut tidak mungkin Sabtu (Sabat), apalagi Minggu. Oleh karena itu, kesimpulannya adalah ada dua Sabat ketika penyaliban dan kematian Yesus. Sabat pertama adalah Sabat Besar yang dirayakan setahun sekali, yang pada saat itu jatuh pada hari Kamis (Yoh. 19:31), sabat yang kedua adalah Sabat Rutin (Sabtu). Peristiwa penyaliban Yesus terjadi pada hari persiapan sebelum sabat mulai (Luk. 23:53-55). Di dalam Matius 27:62 disebutkan bahwa sesudah hari persiapan imam-imam dan orang Farisi menghadap Pilatus. Penalaran logisnya adalah harus ada satu hari yang halal bagi para imam-imam dan orang Farisi untuk bertemu dengan Filatus, yaitu sebelum Yesus bangkit. Hari apakah itu? yaitu hari Jumat.

Apabila Yesus di salib hari Jumat, dan sesudah hari persiapan imam-imam dan orang Farisi datang menghadap Firaun, masih adakah hari yang halal bagi mereka untuk melakukan kunjungan (bersidang)? Mungkinkah hari Sabtu (Sabat)? atau bahkan Mingggu? Jelas kejadian demikian tidak akan terjadi. Oleh karena itu, fakta ini semakin menguatkan kesimpulan Alkitab bahwa Yesus disalib pada hari RABU.

2. Wanita-wanita membeli rempah-rempah

Hari apakah yang mungkin bagi wanita-wanita tersebut membeli remppah-rempah dan mengolahnya? Sekali lagi, fakta kedua ini hanya benar jika Yesus disalib hari RABU.

di dalam Markus 16:1 kita diberitahu bahwa wanita-wanita tersebut membeli rempah-rempah setelah hari sabat.

Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus.

sementara di dalam Lukas 23:56 kita diberitahu bahwa mereka menyediakan rempah-rempah sebelum hari sabat.

Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat,

Jadi, manakah yang benar dari kedua pernyataan ini? Yang benar adalah kedua ayat tersebut benar.

Satu hal yang bisa menyelaraskan ayat-ayat ini adalah bahwa harus ada 2 hari Sabat saat itu. Dan hari yang dipakai oleh wanita-wanita untuk membeli rempah-rempah adalah hari Jumat. Ayat ini sangat tidak mungkin bisa selaras jika Yesus disalibkan hari Jumat.

Kunci 6 = Tunduk pada Alkitab

Kesimpulannya adalah Yesus disalib hari RABU, bukan JUMAT. Jika Anda membantahnya, maka ingatlah Anda tidak boleh benci kepada saya karena menuliskan artikel ini buat Anda. Bersyukurlah, bahwa kebenaran telah disingkapkan kepada Anda. Saya sudah memberitahukan Anda, selebihnya adalah urusan Anda dengan Tuhan Yesus Kristus.

Terus terang, posisi ini tidak cukup populer di kalangan umat Kristen, tetapi walaupun demikian, hal itu tidak akan mempengaruhi kebenaran yang mengiringinya.

Reungkanlah!!!

Memperingati kematian dan kebangkitan Yesus Kristus adalah saat-saat paling penting bagi semua orang Kristen yang sudah lahir baru. Bahkan lebih penting jika dibandingkan dengan perayaan natal Kristus. Yesus sendiri telah memberi perintah ini kepada murid-muridNya ketika mereka sedang mengadakan perjamuan malam. (1 Kor. 11:23-25). Dengan demikian perintah ini harus dilakukan dengan setepat-tepatnya. Orang percaya tidak boleh memandang rendah Perjamuan Tuhan, juga tidak boleh menganggapnya hanya sebatas rutinitas gereja belaka! Peringatan kematian dan kebangkitan Yesus harus sungguh-sungguh kita hayati, bahwa kitalah seharusnya yang akan mati terhukum di kayu salib, sebab kitalah orang berdosa yang akan binasa itu. Tetapi, Yesus Kristus telah rela menggantikan kita mati di kayu salib demi menyelamatkan kita. Jadi, siapapun yang memandang acara peringatan kematian dan kebangkitan Yesus Kristus sebagai hal yang biasa-biasa saja, maka dia akan celaka!

Tindakan untuk beralih dari satu pemahaman dan menganut pemahaman yang lain, yang jauh lebih benar tentu adalah tindakan yang benar. Oleh karena itu, saya juga ingin membagikan kebenaran yang telah saya dapatkan ini kepada setiap orang-orang yang rindu mencari kebenaran, yaitu tentang kebenaran Alkitab yang mengungkapkan bahwa Yesus disalib hari Rabu, bukan Jumat. Saya tentu sangat berharap Anda adalah salah satu dari pencari kebenaran tersebut.

Saya sarankan Anda membaca buku-buku ini sebagai perbandingan bagi Anda.

Kontra Yesus disalib hari Jumat

  1. Suhento Liauw = Kristus disalib hari Rabu bukan Jumat, penerbit Graphe
  2. Gleason L. Archer = Yesus disalib Kamis atau bahkan Rabu. (Encyclopedia of Bible Difficulties; Hal-hal yang sulit dalam Alkitab, Gandum Mas; hlm.556-558)

Pro Yesus disalib hari Jumat

  1. Charler Ryrie = Yesus disalib hari Jumat, Theologi Dasar 2, Andi. p.25
  2. John Calvin, = Jumat Commentary on a Harmony of The Evangelists, Matthew, Mark, and Luke; Baker Book House, Grand Rapids, Michigan. second volume hlm.95
  3. Matthew Henry = Kristus dikubur pada hari keenam = Jumat pada minggu itu (Tafsiran Matthew Henry Injil Matius 1 – 14; Penerbit Momentum, hlm.600)

Tidak ada gunanya bagi saya memberikan sebagian informasi dan menutupi yang lainnya, silahkan Anda pertimbangkan sendiri. Kiranya Tuhan Yesus memberkati kita semua.