​Para pembaptis bayi harusnya percaya ke sorga boleh boncengan

Image result for wali baptisSemua agama umumnya setuju bahwa ke surga tidak bisa secara boncengan. Oleh karena itu, tidak jarang kita mengingatkan saudara kita atau anak-anak kita agar mereka bersungguh-sungguh beribadah. Bahkan, seringkali ketika kita berdiskusi dengan teman kita, dan ternyata konsep keselamatan yang kita anut berbeda dengan yang dia percayai, kita berkata: “imanmulah yang menyelamatkanmu.” Semua pernyataan-pernyataan tersebut lahir dari suatu pemahaman bahwa ke surga tidak boleh secara boncengan.  Lanjutkan membaca “​Para pembaptis bayi harusnya percaya ke sorga boleh boncengan”

Pernyataan Martin Luther di bagian akhir ke-95 dalilnya yang tidak diketahui banyak orang

image

Siapakah yang belum pernah mendengar 95 Dalil Martin Luther yang sangat terkenal itu? Saya rasa jika dilakukan pendataan yang baik, maka hanya akan didapatkan sangat kecil jumlah orang yang belum pernah mendengarya. Tapi, ada berapa banyakkah yang pernah membaca ke-95 dalil tersebut? Saya kira jumlahnya akan langsung “meroket.” Saya mengatakan demikian olehkarena memang ada cukup banyak mahasiswa teologi, pendeta, atau pejabat gereja yang belum pernah membacanya (95 dalil) secara tuntas. Jadi, jika mereka, para “hamba” Tuhan saja jarang membacanya, apalagi dengan warga gereja biasa?

Lanjutkan membaca “Pernyataan Martin Luther di bagian akhir ke-95 dalilnya yang tidak diketahui banyak orang”

Secara Historis Baptisan Selalu Dilakukan Secara Selam

wcf-baptisanPengakuan iman Westminster yang terkenal itu, merupakan “sebuah standar pengakuan iman bagi semua jemaat Presbiterian, (yang) disusun di Westminster (1643-1646).”1 Pada tanggal 1 Juni 1643, Majelis Rendah parlemen Inggris mengusulkan ‘untuk memanggil para rohaniwan yang terpelajar dan saleh’ untuk bersidang ‘di Westminster … pada hari pertama bulan Juli.’”2 Lanjutkan membaca “Secara Historis Baptisan Selalu Dilakukan Secara Selam”

Apakah maksud membaptis dengan api?

image

Selain baptisan Roh Kudus yang telah membuat banyak orang keliru, ada juga disebutkan di dalam Alkitab tentang baptisan api. “Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.” (Matius 3:11).

Apakah sebenarnya yang dimaksud dengan baptisan api itu? Apakah itu mengacu kepada lidah-lidah api pada peristiwa Pentakosta, atau itu sebagai simbol penderitaan atau bahkan simbol penghukuman di neraka?

Berikut penjelasan dari ketiga tafsiran tersebut. Lanjutkan membaca “Apakah maksud membaptis dengan api?”

Apa makna baptisan Yesus? Mungkinkah itu sebagai tanda pertobatan?

image

Ketika Yohanes Pembaptis tampil untuk pertama kalinya di depan publik, ia menyerukan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!” Matius 3:2. Setelah itu, iapun melakukan pembaptisan kepada orang-orang yang mau bertobat dan percaya kepada sang Juru Selamat yang akan datang. Matius 3:11 menyebutkan bahwa Yohanes Pembaptis membaptis dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Yesus akan membaptis dengan Roh Kudus dan dengan api. Di kitab lain disebutkan bahwa baptisan Yohanes adalah pembaptisan kepada orang yang bertobat (Kis. 19:4). Jadi, dapat disimpulkan bahwa baptisan Yohanes memang bagi orang-orang yang sudah bertobat.

Tetapi, bagaimana dengan baptisan yang ia lakukan terhadap Yesus? Apakah itu juga baptisan sebagai tanda orang yang bertobat? Jawabannya pasti tidak! Sebab jika itu adalah tanda pertobatan, berarti Yesus pernah berdosa atau dikandung dalam dosa! Ini tentu bertentangan dengan firman Allah yang berkata ia tidak berdosa, tipu tidak ada dalam mulutNya (1 Petrus 2:22). Ia tidak mengenal dosa, tetapi telah dibuat menjadi dosa karna manusia (2 Kor 5:22).

Lanjutkan membaca “Apa makna baptisan Yesus? Mungkinkah itu sebagai tanda pertobatan?”

APAKAH MORMONISME ITU?

the_mormonsPada tanggal 19 Juni 2015, ketika sedang duduk di luar rumah duka karena hawa panas di dalam ruangan tersebut, dua orang pemuda dengan setelan kemeja putih bersih dan rapi berjalan dari hadapanku dan langsung masuk menuju rumah duka. Tak lama setelah itu, saya diberitahu oleh seorang penginjil GBIA yang ada di Manado (Bpk. Zarfius Papuas) bahwa dua orang yang sedang melintas tersebut adalah orang Mormon. Setelah mendapat informasi tersebut, saya dipersilahkan ngobrol-ngobrol dengan mereka.

Kedua orang Mormon tersebut adalah Elder Hayes (dari AS) dan Elder Sinaga (dari Medan). Mereka sedang bertugas di daerah Manado, melakukan penginjilan dan mengadakan kursus bahasa Inggris, dan salah satu anggota keluarga yang berduka adalah orang yang sedang mereka rekrut.

Lanjutkan membaca “APAKAH MORMONISME ITU?”

Gembala yang tidak dapat mengabaikan penyelaman

milo p jewettMilo P. Jewett dilahirkan di Johnsbury, Vermont, pada tanggal 27 April 1808, ke dalam keluarga Dr. dan Ny. Calvin Jewet. Sebagai putra seorang dokter, Jewet muda ditawarkan kesempatan  mengenyam pendidikan dan lulus dari Dartmouth College pada tahun 1828. Karena menginginkan karir di bidang hukum, Jewett menghabiskan satu tahun waktunya di sebuah firma hukum di New Hampshire. Tetapi pada tahun 1839, ia meninggalkan pekerjaan hukum tersebut dan memasuki seminari di Andover. Pikirannya yang cemerlang memperlengkapi dia secara penuh di bidang pendidikan, dan “ia merasa bahwa mengajarl adalah panggilan Allah dalam hidupnya, dan bukan berkhotbah…” Lanjutkan membaca “Gembala yang tidak dapat mengabaikan penyelaman”