Kepastian masuk sorga ditentukan ketika di dunia ini

Banyak orang Kristen yang sudah percaya Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya, namun di sisi lain mereka belum percaya bahwa mereka pasti masuk surga. Mereka takut mengaku bahwa kapan saja saya mati, saya pasti masuk sorga. Hal ini dianggap perkataan sombong dan angkuh! Siapakah kita yang bisa yakin, bahwa kita pasti masuk sorga? Demikianlah kata orang Kristen lainnya. Tetapi, ketahuilah, bahwa jika kita masih ragu apakah nanti pasti masuk surga atau tidak, itu berarti ada yang salah dengan pengertian kita tentang berkat keselamatan dari Allah.

Mengakui kapan saja saya mati, saya pasti masuk surga bukanlah sikap angkuh atau sombong. Kesimpulan itu justru sebagai bukti iman kita. Yesus, sebagai ‘orang dalam’ sudah memberi garansi dan jaminan, mengapa kita masih meragukannya? Jika kita masih meragukan ‘pasti – tidaknya’ kita akan masuk sorga, maka itu berarti kita meragukan perkataan Yesus yang memberi jaminan, yaitu “hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.”

Mengapa keyakinan pasti masuk sorga tidak dikategorikan sebagai ungkapan angkuh dan kesombongan? Alasannya adalah:

  1. Karena Tuhan Yesus Kristuslah yang menggaransi-nya. Jika orang yang menggaransi keselamatan adalah sang pemilik sorga, maka logikanya, umat-Nya harus yakin. Beda halnya jika yang menjamin keselamatan adalah seorang calo sorga, maka kita pantas meragukannya. Jika kita tidak sungguh-sungguh yakin akan jaminan dari Yesus, maka siapa lagi yang akan kita percayai untuk menjamin keselamatan kita?
  2. Karena kepastian masuk sorga adalah bagian yang tak terpisahkan dari iman percaya kita. Yesus sudah berkata saat di kayu salib, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.” (Luk. 23:43) Tidak hanya itu, Yesus juga berkata dengan lebih jelas di kitab Yohanes 3:16, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Jadi, barang siapa yang berkata bahwa ia pasti masuk sorga, sebenarnya itu adalah tanda betapa ia yakin akan janji Allah, bukan kesombongan! Jika kita masih ragu akan kepastian masuk sorga, maka itu sama artinya meragukan otoritas Yesus yang memberi jaminan keselamatan sorgawi.

Keraguan banyak orang Kristen untuk mengaku pasti masuk sorga, sekalipun sudah mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya, adalah dikarenakan ia tidak sungguh-sungguh memahami doktrin keselamatan yang Alkitabiah. Hal ini bisa saja terjadi, karena ia tidak pernah diajar secara baik tentang doktrin keselamatan, atau ia sendiri tidak pernah membaca Alkitab secara serius. Sesungguhnya, Alkitab ditulis agar manusia sadar dan tahu bahwa kita yang percaya kepada Yesus, pasti memiliki hidup yang kekal di sorga. Rasul Yohanes berkata, “Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.” (1 Yoh. 5:13) Dengan demikian, jelaslah sekarang bahwa ketika seseorang sudah bertobat dan percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya, maka ia pasti memiliki hidup yang kekal dan pasti masuk sorga. Dua ayat yang ditulis oleh rasul Paulus ini, harusnya sanggup meyakinkan kita, yaitu: “Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diper-damaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!” (Rom. 5:9-10)

Masihkah Anda ragu akan jaminan dari Allah yang mengatakan kita pasti diselamatkan dari murka Allah? Masihkah Anda ragu di dalam hatimu mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatmu? Hanya Dialah yang sanggup membawa manusia datang kepada Allah Bapa, melalui kematian-Nya di kayu salib. Dialah jalan satu-satunya ke surga (Yoh. 14:6), dan hanya di dalam nama-Nyalah keselamatan dimungkinkan. “Dan kesela-matan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kis. 4:12). Tuhan kiranya  memberkati Anda, Maranatha!***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s