Ada apa dengan Alkitab?! (1): Kelinci memamah biak?

https://kopastusmudagits.files.wordpress.com/2016/02/screenshot_2016-02-01-16-08-36_1.jpgBeberapa minggu ini (Desember akhir hingga Januari) saya semakin sering membaca buku “ADA APA DENGAN ALKITAB?!, karangan Manfred Heiligmann. Buku ini pertama kali saya baca ketika sedang kuliah di seminari (Graphe International Theological Seminary), milik seorang teman Ev. Marthen Mallawa, yang kala itu (kira-kira tahun 2013) masih sama-sama mahasiswa dengan penulis. Penulis membaca halaman-halaman buku tersebut, walaupun belum semua dibaca, tapi saya sudah mendapat intinya, yaitu Alkitab pantas dicurigai, sebab mengandung: kesalahan, absurditas, inkonsistensi, dan vulgaritas!


Ketika membaca buku tersebut, mata saya semakin jelas melihat bahwa ada banyak di luar sana orang yang membaca Alkitab, menelitinya dan mencari kesalahan/kelemahan Alkitab. Saya tahu pekerjaan mereka sia-sia, karena mereka tidak akan menemukan kesalahan di dalam Alkitab! Tapi, dengan jujur saya harus mengakui bahwa orang Kristen sendiri banyak yang jarang sekali membaca Alkitab, bahkan yang di label sebagai “pendeta,” dan “hamba Tuhan” pun, tidak  memberikan keseriusan menjawab hal-hal yang dianggap salah oleh para kritikus Alkitab tersebut. Teman-teman hamba Tuhan tersebut seringkali menganggap tabu mendiskusikan pokok-pokok iman di dalam Alkitab. Saya memprediksi bahwa jika Alkitab terus diserang tanpa perlawanan (argumentasi) dari pihak pro Alkitab, maka generasi Kristen berikutnya sangat mungkin lebih tertarik mengkritik Alkitab, atau setidaknya sikapnya terhadap Alkitab, yang adalah Firman Allah akan segera luntur.

Oleh karena itu, dalam kesempatan ini pula, saya akan membahas beberapa hal yang dianggap salah/inkonsisten di dalam Alkitab oleh para kritikus tersebut, atau secara khusus buat tulisan Manfred Heiligmann.

Topik pertama yang ingin saya bahasa adalah tentang “Kelinci yang tidak memamah biak.” Dalam buku Heiligmann, dimasukkan dalam bab Kesalahan, hlm. 2. Tetapi, apakah benar kelinci tidak memamah biak? Mari kita bahas secara rinci.

Di dalam Imamat 11:16 dicatat:
Juga kelinci, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah, haram itu bagimu.

Kritikus berkata: Ilmu pengetahuan dan observasi modern menyatakan bahwa kelinci bukanlah binatang memamah biak! Maka, Alkitab salah! Maka, Alkitab tidak pantas menyandang predikat kitab suci dari Allah!

Menjawab kritik tersebut, kita boleh memulai penyelidikan ke terjemahan yang lebih baik, misalnya KJV atau bahkan ke bahasa aslinya, yaitu Masoretic Text.

Di dalam KJV,  kata  “memamah biak” disebut  “chew the cud.” Sedangkan dalam bahasa aslinya, bahasa Ibrani adalah “alah gerah.” Alah artinya menaikkan; sedangkan gerah, yang adalah hapaxlegomena, diterjemahkan cud (kunyahan), tetapi bisa juga mengacu pada 1/20 shekel.

Istilah memamah biak secara modern disebut ruminansia, yaitu hewan yang makan, lalu makanan yang masuk ke lambung dikeluarkan lagi untuk dicerna lebih lanjut. Kelinci mengalami proses yang disebut refection, yaitu makanan yang ia makan, lalu dibuang lewat anus, ia makan lagi untuk mendapat zat sari yang masih tersisa. Maka dari itu, proses pencernaan makanan oleh kelinci, yang memakan lagi kotorannya untuk mendapatkan zat sari adalah cakupan dalam istilah alah gerah tersebut. Sebab, kotorannya dinaikkan kembali, masuk melalui mulut, dicerna dan akhirnya dibuang lewat anus.

Kesimpulan
Jadi, istilah gerah juga mengacu kepada benda keluaran kelinci yang ia makan lagi itu! Alah gerah tidak hanya mencakup proses rumination, tetapi juga refection. Salahkah Alkitab bahasa Indonesia yang mengatakan kelinci memamahbiak? Sama sekali tidak! Sebab, istilah itulah sepertinya yang masih lebih tepat untuk menerjemahkan kata alah gerah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s