Kontroversi Alkitab: Jam berapakah Yesus disalib?

markus 15 dan yoh 19Mengakui Alkitab sebagai Firman Allah yang Mahabenar, mengharuskan kita untuk menyatakan bahwa kitab-Nya tidak mungkin ada salah. Namun, satu hal yang perlu digaris bawahi adalah ketiadasalahan tersebut hanya berlaku terhadap Alkitab bahasa Asli dan salinannya. Hal ini berarti Alkitab terjemahan bisa saja ada kekeliruan, dan harus ditinjau ke bahasa aslinya jika terjadi hal yang dimaksud.

Mengapa kita harus percaya juga bahwa salinannya pasti benar? Yaitu karena Tuhan pasti memelihara Firman-Nya, dan Dia sangat sanggup memeliharanya. Dengan demikian, karena adanya pemeliharaan Tuhan atas firman-Nya, ini juga berarti bahwa teks yang murni harus selalu eksis dari sejak firman tersebut dituliskan hingga saat ini, bahkan hingga langit dan bumi berlalu, sebagaimana janji Tuhan di dalam Injil dikatakan “…tetapi firman-Ku tidak akan berlalu.” Matius 24:35; Markus 13:31; Lukas 21:33.

Berkenaan dengan statemen kita tersebut, -Alkitab tidak mungkin mengandung kesalahan- maka tidak heran apabila dari pihak skeptic sering berusaha mencari-cari kesalahan Alkitab. Dan usaha yang mereka lakukan sebenarnya adalah kesia-siaan dan menjaring angin, seperti yang dikatakan Pengkhotbah. (Pkh. 1:14). Salah satu ayat yang sering mereka sodorkan adalah tentang jam berapa Yesus disalibkan? Mereka melihat kontradiksi antara Markus 15:25 vs Yohanes 19:14. Jadi, demi memenuhi perintah Alkitab, yaitu kita harus siap sedia memberi pertanggungan jawab kepada mereka, maka saya juga akan memberikan penjelasan tentang dua kitab Injil yang dianggap kontradiksi tersebut.

Bunyi lengkap dari kedua ayat tersebut adalah:

  • Markus 15:25, Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan.
  • Yohanes 19:14, Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu: “Inilah rajamu!”

Kronologi permasalahannya adalah bahwa di dalam Injil Markus dicatat, Yesus sudah disalib kira-kira pukul Sembilan, padahal di dalam Injil Yohanes dicatat Yesus masih berada di hadapan Pilatus hingga pukul dua belas. Jadi, mana yang benar di antara kedua ayat ini?

Dulu, sebelum saya mengerti, saya beranggapan ini mungkin salah salin, atau bahkan salah terjemah oleh pihak LAI. Tetapi setelah saya coba cek di dalam bahasa aslinya, dan membandingkan juga dengan Alkitab terjemahan versi yang lain, ternyata tidaklah demikian. Kedua perikop ini tidak ada masalah dalam hal penyalinan. Dalam Alkitab bahasa Indonesia (ITB), memang kata “jam Sembilan,” dan “jam dua belas” adalah hasil penafsiran para penerjemah di LAI.  Tetapi di dalam bahasa aslinya sebenarnya adalah:

  • ωρα τριτη (TR) = the third hour (KJV) = lit. jam ketiga
  • ωσει εκτη (TR) = the sixth hour (KJV) = lit. jam keenam

Sebenarnya kedua teks ini tidak ada masalah, asalkan kita mengerti latar belakang kedua Injil tersebut. Injil Matius sebenarnya ditujukan kepada orang-orang Yahudi, sehingga kitab ini memakai sistim pergantian waktu menurut pola orang Yahudi. Orang Yahudi menghitung pola waktunya mulai jam 06.00 untuk siang hari dan 18.00 untuk malam hari. Oleh karena itu, ketika di dalam Injil dituliskan bahwa Yesus disalib pada jam ketiga, maka pola perhitungannya dimulai dari pukul 06.00, sehingga disimpulkanlah bahwa Yesus disalib kira-kira pukul Sembilan pagi.

Injil Yohanes sebenarnya lebih ditujukan kepada orang-orang non-Yahudi, sehingga pola perhitungan waktunya juga memakai aturan non-Yahudi (Romawi). Pola perhitungan jam menurut orang Romawi adalah dimulai pukul 24.00. Sehingga ketika di dalam Injil Yohanes dituliskan Yesus di hadapan Pilatus pada jam keenam, maka penulis (Rasul Yohanes) memaksudkannya adalah jam keenam yang dimulai dari jam 24.00, sehingga seharusnya Yesus berada di hadapan Pilatus adalah pada jam 06.00.

Jadi, Yesus berada di hadapan Pilatus sebenarnya adalah kira-kira jam enam (06.00), kemudian di salibkan kira-kira pukul Sembilan (09.00). Rentang waktu yang cukup panjang ini –kira-kira tiga jam- memungkinkan berbagai hal terjadi dalam peristiwa sebelum Yesus disalibkan. Dalam rentang waktu tiga jam tersebutlah Yesus di sesah, memikul salib, dll.

Kesimpulan: Yesus disalib kira-kira jam sembilan.

Dengan adanya orang-orang skeptic tersebut, kita juga semakin melek secara rohani, dan kembali terbukti bahwa Alkitab tidak ada salah.

Yesus telah menyediakan anugerah keselamatan kepada kita di kayu salib, jika Anda sungguh-sungguh percaya dalam hati dan mengaku dengan mulut bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat Anda, maka Anda akan diselamatkan. Ini jauh lebih penting jika dibandingkan dengan semua usaha peng-harmonisan ayat Alkitab. Karena hanya keselamatan di dalam Kristuslah yang sungguh-sungguh menyelamatkan. Maranatha!

Referensi:

  1. Vernon McGee, Thru The Bible; vol IV (Nashville, Thomas Nelson Publisher, 1983), hlm. 231.
  2. Gleason L. Archer, Encyclopedia of Bible Diffuculties (Malang , Gandum Mas, 2004)hlm. 619-622.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s